Kamis, 31 Oktober 2013

EKOLOGI MANUSIA: GLOBAL WARMING

Untuk kali ini saya posting tentang Mata Kuliah Ekologi Manusia yaitu yang berjudul:



PEMANASAN GLOBAL
(Makalah Responsi Mata Kuliah Ekologi Manusia)






Oleh

Adyguna WF Simamora         1114131003
Anisa Maya Sari                      1114131009
Fadloli Akhmad                      1114131043
Sonya Liza Anggraini             1114131111
Tiar Agustina Tamba               1114131113










PROGRAM STUDI AGRIBISNIS
FAKULTAS PERTANIAN
UNIVERSITAS LAMPUNG
2012



BAB I
PENDAHULUAN


A.      Latar Belakang
Pemanasan global merupakan peningkatan suhu rata-rata atmosfer, laut, dan daratan bumi.Cahaya matahari yang masuk ke bumi akan ditahan oleh lapisan ozon agar sinar yang masuk ke dalam bumi adalah sinar yang tidak membahayakan bagi makhluk hidup dan lapisan ozon akan mempertahankan suhu bumi agar tetap stabil. Radiasi matahari yang masuk ke bumi dalam bentuk gelombang pendek yang menembus atmosfer bumi kemudian berubah menjadi gelombang panjang ketika mencapai permukaan bumi. Setelah mencapai permukaan bumi, sebagian gelombang dipantulkan kembali ke atmosfer. Akan tetapi tidak semua gelombang panjang yang dipantulkan kembali oleh bumi dapat menembus atmosfer menuju angkasa luar karena dihadang dan diserap oleh gas-gas yang berada di atmosfer yang disebut gas rumah kaca. Peristiwa alam ini dikenal dengan efek rumah kaca.
Masalah timbul ketika aktivitas manusia menyebabkan peningkatan konsentrasi gas rumah kaca secara signifikan, sehingga menyebabkan akumulasi panas di atmosfer yang mempengaruhi sistem iklim global. Hal ini menyebabkan naiknya temperatur rata-rata bumi yang dikenal dengan pemanasan global. Pemanasan global pada akhirnya menyebabkan terjadinya perubahan iklim, atau tepatnya perubahan beberapa variabel iklim seperti suhu udara dan curah hujan.


Makalah ini dibuat untuk menambah pengetahuan tentang pemanasan global atau global warming yang sedang terjadi saat ini. Banyak faktor atau penyebab yang membuat pemanasan global itu sendiri terjadi. Masalah dunia ini belum bisa teratasi, belum ada solusi yang efektif untuk menyelesaikannya. Mungkin sudah banyak penanggulangan yang sudah dilakukan , akan tetapi belum terlalu terlihat hasilnya yang dapat kita rasakan.
B.      Tujuan
Adapun beberapa tujuan dari pembuatan makalah ini adalah sebagai berikut:
1.      Untuk mengetahui penyebab dari Pemanasan Global
2.      Untuk mengetahui dampak dari Pemanasan Global yang terjadi di bumi












BAB II
TINJAUAN PUSTAKA


Pemanasan global atau yang sering juga disebut global warming adalah peningkatan suhu rata-rata atmosfer, laut dan daratan bumi yang disebabkan oleh beberapa faktor. Penyebab kemungkinan besar disebabkan oleh meningkatnya konsentrasi gas-gas rumah kaca akibat aktivitas manusia melalui efek rumah kaca. Pemanasan Global akan diikuti dengan perubahan iklim, seperti meningkatnya curah hujan di beberapa belahan dunia sehingga menimbulkan banjir dan erosi. Sedangkan, di belahan bumi lain akan mengalami musim kering yang berkepanjangan disebabkan kenaikan suhu (Wikipedia, 2012).         
Kerjasama internasional diperlukan untuk mensukseskan pengurangan gas-gas rumah kaca. Di tahun 1992, pada Earth Summit di Rio de Janeiro, Brazil, 150 negara berikrar untuk menghadapi masalah gas rumah kaca dan setuju untuk menterjemahkan maksud ini dalam suatu perjanjian yang mengikat. Pada tahun 1997 di Jepang, 160 negara merumuskan persetujuan yang lebih kuat yang dikenal dengan Protokol Kyoto. Perjanjian ini, yang belum diimplementasikan, menyerukan kepada 38 negara-negara industri yang memegang persentase paling besar dalam melepaskan gas-gas rumah kaca untuk memotong emisi mereka ke tingkat 5 persen di bawah emisi tahun 1990. Pengurangan ini harus dapat dicapai paling lambat tahun 2012.


Pada mulanya, Amerika Serikat mengajukan diri untuk melakukan pemotongan yang lebih ambisius, menjanjikan pengurangan emisi hingga 7 persen di bawah tingkat 1990; Uni Eropa, yang menginginkan perjanjian yang lebih keras, berkomitmen 8 persen; dan Jepang 6 persen. Sisa 122 negara lainnya, sebagian besar negara berkembang, tidak diminta untuk berkomitmen dalam pengurangan emisi gas (Scribd, 2012).  
Perubahan iklim global sebagai peristiwa naiknya intensitas efek rumah kaca yang terjadi karena adanya gas dalam atmosfer yang menyerap sinar panas yaitu sinar infra merah yang dipancarkan oleh bumi (Budianto, 2001).
Ditinjau dari kejadiannya, pemanasan global merupakan kejadian yang diakibatkan oleh:
1.      Meningkatnya temperature rata-rata pada lapisan atmosfer,
2.      Meningkatnya temperatur pada air laut, dan
3.      Meningkatnya temperatur pada daratan.
Gejala terjadinya pemanasan global dapat diamati dan dirasakan dengan adanya:
1.      Pergantian musim yang tidak bisa diprediksi
2.      Hujan badai sering terjadi di mana-mana,
3.      Sering terjadi angin putting beliung,
4.      Banjir dan kekeringan terjadi pada waktu yang bersamaan,
5.      Penyakit mewabah di banyak tempat, dan
6.      Terumbu karang memutih (Gatut Susanta, 2009).
Dalam The World is Flat (2005), Thomas L. Friedman berependapat bahwa revolusi teknologi yang telah menjadikan lapangan bermain ekonomi dunia rata dan memungkinkan begitu banyak orang di seluruh dunia saling bersaing, saling berhubungan, dan berkolaborasi mengantar kita ke babak baru sebuah era globalisasi yang akan memiliki dampak dahsyat pada peristiwa ekonomi, politik, militer dan sosial. Akan tetapi peristiwa – peristiwa ada beberapa tahun terakhir telah menjelaskan bahwa dua kekuatan lain yang sangat dahsyat sedang mempengaruhi planet kita secara mendasar : pemanasan bumi (global warming) dan ledakan jumlah penduduk dunia. Dalam analisis yang dilakukan digambarkan bahwa konvergensi pemanasan bumi, rataan bumi, dan penuh sesaknya bumi merupakan masalah paling penting dalam  dunia yang kita tinggali dewasa ini. Lima masalah pokok yang secara dramatis diperparah oleh dunia yang panas, rata, dan penuh sesak. Masalah – masalah itu adalah meningkatnya permintaan atas pasokan energi dan sumber daya alam yang semakin langka, perpindahan besar-besaran kekayaan ke negara-negara kaya minyak dan para petrodiktator mereka, terganggunya perubahan iklim, kemiskinan energi serta percepatan luar biasa penurunan keragaman hayati. Karena masalah ini bukan masalah biasa, yang mana pin masalah itu, jika tidak dikelola dengan tepat, dapat menimbulkan gangguan-gangguan yang serentak,tidak linier, tak terbalikkan, yang mungkin memengaruhi beberapa enerasi mendatang sekaligus. Bila kita ingin memecahkan masalah ini, kita akan memerlukan alat-alat baru, infrastruktur baru, cara berpikir baru, dan cara kerja yang baru pula ( Thomas L. Friedman,2009 ).





BAB III
ISI DAN PEMBAHASAN


A.    Pengertian Pemanasan Global
Pemanasan global atau yang sering juga disebut global warming adalah peningkatan suhu rata-rata atmosfer, laut, dan daratan bumi yang disebabkan oleh beberapa faktor penyebab. Kemungkinan besar disebabkan oleh meningkatnya konsentrasi gas-gas rumah kaca akibat aktivitas manusia melalui efek rumah kaca. Pemanasan Global akan diikuti dengan perubahan iklim, seperti meningkatnya curah hujan di beberapa belahan dunia sehingga menimbulkan banjir dan erosi. Sedangkan, di belahan bumi lain akan mengalami musim kering yang berkepanjangan disebabkan kenaikan suhu.
B.     Penyebab Pemanasan Global
  1. Efek Rumah Kaca
Segala sumber energi yang terdapat di Bumi berasal 



 Lanjutan dari makalah dapat anda download di link bawah ini:

Download File EKMAN: Pemanasan Global


Terimakasih
 Silahkan anda download filenya, pesan saya supaya isinya tidak di copy-paste semua, melainkan hanya sebagai referensi anda.

Apabila tidak/belum bagaimana cara downloadnya klik : PANDUAN DOWNLOAD FILE 

CONTOH TERM OF REFERENCE (Tugas Kewirausahaan)



Nama : Dian Eprianda            (1114131027)
            Fadloli Akhmad          (1114131043)


TERM OF REFERENCE
USULAN USAHA AGROWISATA ORGANIK
PT. GREEN GOLD AGROWISATA AND RESORT
A.    Identifikasi Pengusaha
Dian dan Fadloli merupakan mahasiswa yang memiliki kelebihan ide yang belum dapat kami salurkan secara langsung saat ini ketika sedang kuliah di Universitas Lampung, Jurusan Agribisnis, Fakultas Pertanian. Maka dari itu, kami mencoba membuka usaha dengan cara mengaplikasikan ilmu kami terhadap proyek besar yang menggunakan sistem pertanian terpadu yang berbasis konservasi lingkungan serta wisata ini. Dari hasil analisis usaha dan contoh yang telah ada kami yakin bahwa usaha yang kami pilih akan memberikan keuntungan yang besar serta dapat menjaga keseimbangan alam.

B.     Legalitas Perusahaan

Perusahaan yang kami dirikan ini direncanakan memiliki badan hukum yang kuat. Jenis usaha ini termasuk usaha besar. Oleh sebab itu sebelum kami mendirikan usaha ini dibutuhkan izin dari Dinas Pertanian, Dinas Pariwisata, dan SITU/SIUP serta memperhatikan AMDAL.

C.     Jenis Atau Macam Komoditas

Jenis usaha yang kami dirikan berbasis pariwisata di bidang pertanian. Kami memilih jenis usaha seperti ini karena di Lampung masih sangat sedikit oran yang mendirikan usaha semacam ini padahal Lampung memiliki potensi pertanian yang bagus serta masyarakat khususnya di Lampung butuh tempat rekreasi yang tidak sekedar menyajikan hiburan tetapi juga memberikan pendidikan pertanian yang berbasis konservasi lingkungan. Karena usaha kami Agrowisata, sehingga komoditas yang ditanam adalah tanaman hortikultura organik yang memiliki estetika dan nilai ekonomi yang tinggi.

D.    Dasar-dasar Pertimbangan

Usaha Agrowisata ini kami pilih menurut sebab banyak masyarakat belum tahu pertanian yang berbasis lingkungan khususnya masyarakat yang tinggal di perkotaan. Hal ini lah yang menjadi pondasi kami memilih agrowisata sebagai tempat usaha untuk mencari profit yang besar. Selain itu dengan prinsip manusia yang cepat jenuh setelah melakukan aktivitas harianbaik sebagai pekerja maupun pelajar pasti mereka membutuhkan sarana hiburan yang memiliki udara yang segar, nyaman, asri, sehat dan suasana baru. Dalam usaha ini juga pengunjung dapat memetik hasil pertanian yang kami usahakan dengan tangan mereka sendiri sehingga mereka memiliki kepuasan tersendiri namun, setelah memetik mereka harus membayar sejumlah yang mereka petik.

E.     Lokasi atau tempat pelaksanaan

Kami memilih lokasi usaha di kaki gunung Tanggamus kabupaten Tanggamus karena lokasinya memiliki udara yang sejuk serta panorama bukit dan pantai yang indah. Kami tidak membuat usaha di pulau yang sama hanya saja kalau banyak investor yang ingin menginvestasikan uangya maka kami akan mengembangkan usaha di pulau lainnya. Kami tidak mendirikan usaha ini dipulau yang sama karena dikhawatirkan akan menimbulkan persaingan antar cabang

F.      Permodalan dan Fasilitas utama
Modal yang kami dapatkan untuk mendirikan usaha agrowisata ini adalah dari pinjaman bank. Dan kami juga mengajukan proposal pendirian usaha kepada sponsor- sponsor yang ingin bekerjasama dalam usaha agrowisata ini. Fasilitas yang kami gunakan adalah perlengkapan pesta, alat pertanian, alat kebersihan, alat kesehatan, dan alat hitung.

G.    Rencana Pasar dan Pemasaran
Rencana pasar pemasaran yang kami tuju yaitu pelajar, mahasiswa, serta masyarakat umum. Selain itu kami juga merencanakan kerjasama dengan berbagai universitas di skitar tempat usaha dengan tujuan memberikan wawasan serta dimungkinkan mahasiwa tersebut dapat menjadi duta agrowisata kami yang dibayar sehingga masyarakat mempunya peran dalam agrowisata kami.